Untuk itu pemberian kredit berbunga rendah sangat diperlukan. Hal ini berkaitan dengan kontrak kerja sama antara pemerintah dengan pihak bank selaku pemberi kredit. Sejauh ini baru Bank BTN, yang bekerja sama dengan pemerintah, dalam memberikan kredit rumah murah.
Pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), saat ini tengah memperpanjang kontrak kerja sama dengan pihak bank yang sudah habis masanya sejak Desember 2011 lalu.
"Kontraknya sedang diproses, paling minggu depan selesai. Pemerintah sih mengharapkan suku bunganya masih bisa direvisi. Idealnya sampai lima persenlah," kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, saat ditemui usai meresmikan Sinar Mas Land Plaza, di BSD City, Tangerang, Kamis (12/1/2012).
Seperti yang diketahui Bank BTN baru-baru ini menurunkan suku bunga untuk KPR dan KPA hingga sembilan persen ini. Kredit rumah berbunga murah tersebut diberikan dalam jangka waktu atau tenor 15 tahun.
Ke depannya bank-bank lain diharapkan akan semakin banyak bekerja sama, guna mendukung program pemerintah dalam menyediakan hunian layak dan merata bagi seluruh masyarakat.
"Sekarang ini kami berusaha mendorong bank-bank lain untuk bekerja sama. Utamanya untuk bank BUMN, agar mau terlibat dan lebih peduli pada program-program pemerintah," ujarnya.
Lebih lanjut Djan Faridz menegaskan, jika bank-bank tersebut ingin bekerja sama, sudah pasti akan lebih menguntungkan. Pemerintah akan menyubsidi pembangunan rumah-rumah sederhana tersebut.
"Misalkan melalui pendanaannya dengan komposisi pemerintah 50 persen,dan 50 persen lagi bank yang cari dari pasar," papar Djan Faridz.
SUmber : www.property.okezone.com/kemenpera-harap-suku-bunga-kpr-jadi-5
Cari rumah..?? Propertykita Lebih banyak pilihanya...!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar