Menurut dia, hal itu dilatari oleh alokasi bujet masyarakat, termasuk tunjangan hari raya (THR) beralih ke konsumsi hari raya Idul Fitri dan persiapan mudik (transportasi). Setyo meramalkan kondisi tersebut fluktuatif. Ia mengatakan, pengembang bakal menggeber peluncuran rumah hingga Juli, lalu kembali pulih 1-2 bulan setelah bulan puasa.
"Itu terjadi tiga musim. Yaitu Ramadhan, akhir tahun, dan tahun ajaran baru. Terjadi, khususnya rumah menengah ke bawah. Kalau rumah menengah ke atas tetap dicari. Kalau sekarang jatuh 14 % dari biasa, nanti naiknya 20 %, jadi memang fluktuatif," ujar Setyo, Selasa (2/8/2011).
Setyo menilai, pengembang tetap akan meraup untung lebih kendati penjualan melorot pada Ramadhan ini. Dia mengalaskan, perekonomian Indonesia makin stabil.
"Orang tetap butuh rumah," katanya.Sumber : www.properti.kompas.com/Selama.Ramadhan.Penjualan.Rumah.Petak.Lesu
Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya :-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar