Rabu, 22 Februari 2012

CIMB Niaga Pasrah Tak Jadi 'Jawara' KPR


Foto: dok.detikFinance

Jakarta - Perbankan saat ini tengah gencar bertarung di sektor kredit properti, diantaranya rumah maupun apartemen. PT Bank CIMB Niaga Tbk mengaku pasrah jika harus tersingkir sebagai 'jawara' KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Arwin Rasyid mengatakan, sebelum menjadi CIMB Niaga, bank yang bernama Bank Niaga dulu merupakan bank kedua terbesar di bisnis KPR setelah Bank Tabungan Negara (BTN).

"Dulu Bank Niaga berada di posisi kedua setelah BTN. Kalau sekarang kita harus siap-siap karena akan turun peringkat mungkin jadi peringkat tiga atau lima besar," ujar Arwin di kantornya, Graha Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Dikatakan Arwin, saat ini total KPR yang telah dikucurkan Bank CIMB Niaga mencapai Rp 18 triliun dan diharapkan bisa bertambah Rp 5 triliun sepanjang 2012 ini.

"Suku bunga KPR kita single digit di kisaran 8,5-9,5% tergantung kerjasama dengan developer (pengembang) rumah," kata Arwin.

Menurut laporan Bank Indonesia (BI), kredit Sektor properti yang disalurkan perbankan hingga Desember 2011 mencapai Rp 301,27 triliun. Angka itu meningkat 24% dibandingkan periode yang sama di 2010 sebesar Rp 241,65 triliun.

Pertumbuhan kredit properti tersebut didorong oleh segmen Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) yang tembus Rp 182,63 triliun.




Sumber : www.finance.detik.com/cimb-niaga-pasrah-tak-jadi-jawara-kpr

Cari rumah..?? Propertykita Lebih banyak pilihanya...!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar