Selasa, 15 Mei 2012

Ban Bekas Disulap Jadi Toko Perhiasan Mewah

detail berita
Christian Koban Jewelry Shop (foto: dok. Studio Kattentidt)
BERLIN - Jika selama ini kita melihat toko perhiasan berdesain interior yang mewah dan elegan, lain halnya dengan toko perhiasan yang satu ini. Christian Koban Jewelry Shop ialah toko perhiasan yang didesain dengan menggunakan empat ton ban bekas yang menghiasi seluruh bagian toko.

Sang desainer, Neels Kattentidt mengungkapkan, bahwa ia ingin membuat sebuah konsep yang kontras antara produk gaya hidup kelas atas dengan pesona industrial. Akhirnya terciptalah sebuah konsep toko perhiasan yang unik namun tetap elegan yang berhasil didesain oleh Studio Kattentidt ini.

Seperti dilansir Delood, Senin (14/5/2012), toko perhiasan ini terletak di bawah rel S-Bahn, yang merupakan penghubung Berlin Timur dan Berlin Barat. Tantangan yang dihadapi desainer dari Studio Kattentidt ialah mengubah sebuah toko tua menjadi toko perhiasan modern dan berbeda. Tujuannya untuk menciptakan visual baru pada lingkungan sekitar, sekaligus menghibur dan menginspirasi pembeli atau siapa pun yang berkunjung ke toko milik Christian Koban tersebut.

Dalam pembangunan proyek yang dipercayakan padanya tersebut, Kattentidt tetap menggunakan permukaan batu bata utuh pada dinding dan struktur melengkung asli bangunan bawah rel kereta api tua dan menambahkan ban mobil daur ulang sebagai display atau area pajangan dengan bantuan pencahayaan LED. Selain itu, di tengah ruangan juga terdapat sebuah chandelier yang dikombinasikan dengan ban bergantung.

Secara umum, desain toko perhiasan ini sangaja dibuat jauh dari kesan mengkilap dan glamor khas sebuah galeri kelas high-end. Namun, berkat keterampilan dan kejelian desainer, mereka sukses menciptakan toko perhiasan yang menampilkan produk kelas atas dengan atmosfir megah dan indah.

Unik bukan?

Sumber : www.property.okezone.com/ban-bekas-disulap-jadi-toko-perhiasan-mewah

Cari rumah Propertykita ahlinya...!!

Cari rumah dijual yang aman nyaman asri serta siap huni..?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar