Rabu, 04 Juli 2012

Menyiasati Udara yang Kurang Bersahabat


JAKARTA,Rumah sehat bisa diwujudkan dengan memperbanyak ventilasi pada hunian, sehingga udara bisa keluar masuk rumah lebih sering. Sayangnya, orang lebih memilih memakai pendingin udara atau AC ketimbang ventilasi udara seperti jendela atau lubang angin karena terkendala kualitas udara buruk terutama di perkotaan.

Arsitek Satrio S. Herlambang mengatakan, pembuatan ventilasi pada hunian mutlak keberadaannya. Sebab, udara bersih dan sehat sangat penting artinya bagi seluruh penghuni rumah. Jika khawatir akan polusi udara di lingkungan sekitar maka bisa disiasati dengan penanaman pohon.

"Kalau udara kurang bersahabat bisa disikapi lewat lanskapnya, yakni dengan menanam tanaman rindang. Pohon rindang di sekitar rumah dapat menangkal debu yang kemungkinan masuk ke dalam rumah," kata Satrio dalam talkshow bertajuk "Menuju Indonesia Hijau", di Jakarta, pekan lalu.

Kehadiran tanaman rindang di sekitar hunian, menurut Satrio mampu menurunkan suhu panas dari luar ruangan. Dengan adanya pohon setiap 5 meter persegi akan mengurangi suhu udara panas 1 derajat celcius.

Bintang Nugroho dari Green Building Council Indonesia (GBCI), menambahkan meskipun udara di luar rumah dinilai polutif, namun di dalam ruangan tak kalah berbahaya. Menurutnya, bila desain rumah serta kebiasaan penghuni rumah tidak membiasakan udara luar masuk ke rumah dapat berpotensi menyebabkan sindrom "bangunan sakit".

"Udara di dalam ruangan itu berbahaya lima sampai 10 kali dari udara luar. Pemakaian AC terus menerus juga buruk. Bagaimanapun memasukkan udara dari luar ke dalam hunian lebih baik. Untuk menghindari polusi udara dan debu, pemilik rumah bisa menanam pohon atau melakukan perkerasan pada halaman," ujarnya.

Sumber : wwwproperti.kompas.com/Menyiasati.Udara.yang.Kurang.Bersahabat

Cari rumah Propertykita ahlinya...!!

Cari rumah dijual yang aman nyaman asri serta siap huni..?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar